Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Rujak Blonyo, Kuliner Langkah Berbahan Terung Laut Mentah Khas Pesisir Gresik

Rujak Blonyo, Kuliner Langkah Berbahan Terung Laut Mentah Khas Pesisir Gresik

 

Gresik – Berbicara mengenai kuliner khas pesisir Kabupaten Gresik memang tidak ada habisnya. Salah satu kuliner langka tersebut adalah Rujak Blonyo atau sebagian orang menyebut Rujak Kerokan. Kuliner asli masyarakat pesisir Gresik yang berbahan dasar Terung Laut ini bisa ditemui hanya pada waktu tertentu dan tidak sembarang orang bisa mengolahnya.

Salah satu penjual kuliner berbahan hewan laut ini adalah Hj. Lilik (45) yang membuka lapak kecil di Jl. Sindujoyo XVI no 14 Lumpur Gang 2 Gresik. Dalam sehari, kuliner buatannya selalu habis diburu pembeli hanya dalam hitungan jam lantaran banyak masyarakat yang penasaran dengan kuliner langka ini.

“Cari bahan utamanya susah di dapat dan ¬†tidak selalu ada setiap hari, terutama bahan utama Blonyo atau terung laut segar dari nelayan” Kata Hj Lilik, Rabu, (21/12)

Hj. Lilik dibantu putrinya Fadhilatur Rochma (26) coba menjelaskan bahan bahan dan juga cara membuat kuliner unik, khas dan langka ini yakni bahan yang dibutuhkan adalah Terung laut segar yang sudah dipotong dan dikeluarkan isinya, kemudian asam jawa dan cuka, kelapa parut, petis udang, daun kemangi dan bumbu olahan campuran kelapa.

“Untuk prosesnya terung laut mentah yang sudah bersih diberi cuka dan asam jawa kemudian didiamkan sebentar. Setelah itu campur dengan kelapa parut dan kelapa parut yang sudah diberi bumbu olahan dengan kemangi. Campurkan Blonyo atau terung laut dengan bumbu kelapa sebelumnya, tambahkan Petis Udang sesuai selera” kata Fadhilatur Rochma atau biasa disapa Ayik.

Dalam sehari, Ayik mengaku bahwa dagangan ibunya habis dalam hitungan jam di serbu pembeli dan untuk harga, masih terjangkau oleh pembeli bahkan pelajar sekalipun.

“Lapak ibu saya ini buka dari pukul 9 pagi sampai habis, tapi khusus kuliner ini hanya dalam 2 jam atau sekitar jam 11 biasanya sudah habis. Untuk harga sendiri tidak mahal, tergantung yang beli mau beli berapa, 5000 kita layani, 10.000 kita layani bahkan biasanya anak sekolah beli 3 ribu juga dilayani sampai habis” Terang Ayik.

Salah seorang pelanggan kuliner unik nan langka ini adalah drg. Bidayatul Hidayah yang hampir tiap ada masakan ini selalu membelinya. Dokter Gigi ini mengaku bahwa kuliner ini mirip dengan makanan Jepang lantaran Terung Laut ini dimakan mentah hanya diberi asam jawa dan cuka saja pada proses memasaknya.

“Lebih mirip masakan jepang karena terung laut atau Blonyo dimakan mentah dan rasanya juga enak, ada sensasi kenyal dan licin saat masuk tenggorokan, jadi tidak perlu dikunyah, ditambah parutan kelapa dan petis udang tambah gurih” kata drg. Bidayatul Hidayah.

Bagi yang ingin membeli kuliner ini, pastikan dulu bahwa kuliner langka ini ada dengan mendatangi lapak jualannya dikarnakan bahan pembuatannya yang tidak selalu ada.  (gbl)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top