Anda berada di :
Rumah > Featured > Benarkah Perkutut Simbol Kesetiaan Lelaki Jawa?

Benarkah Perkutut Simbol Kesetiaan Lelaki Jawa?

Cahayapena – Dalam budaya Jawa, Perkutut termasuk burung kasta atas sebagai kelangenan (kesukaan) masyarakat. Suaranya yang khas membuat masyarakat selalu tertarik untuk merawat serta memeliharanya. Kukila (burung) dalam hal ini Perkutut juga dianggap sebagai kelengkapan seorang pria Jawa sejati, selain Wisma (Rumah), Garwo (Istri), Curigo (Keris) dan Turonggo (Kuda).

Burung yang dalam bahasa latin bernama Geopelia Striata ini dipercaya dapat mendatangkan berkah bagi sang pemilik. Bahkan perkutut jenis tertentu diyakini memiliki kekuatan gaib dan dapat mempengaruhi seseorang yang merawatnya.

Perkutut Songgo Ratu

Perkutut jenis ini memiliki jambul di kepala warna putih seperti mahkota. Kaki, paruh serta bulu berwarna hitam. Kicauan Songgo Ratu juga tak begitu besar namun model lekukkan suaranya seperti Perkutut pada umumnya.

Perkutut Songgo Ratu diyakini mampu menolak santet dan bisa mendongkrak kewibawaan pemiliknya. Burung ini merupakan kelompok kasta tertinggi dalam jenis Perkutut.

Perkutut Lurah

Sesuai namanya, Perkutut jenis ini sering dipelihara orang-orang yang memiliki kedudukan. Dari Perkutut Lurah ini dipercaya memancarkan aura kewibawaan bagi sang pemilik.

Perkutut Lurah memiliki corak warna lurik. Bulu pada bagian dada yang warnanya lebih terang.

Perkutut Hitam

Sesuai namanya seluruh bulu Perkutut ini berwarna hitam. Masyarakat Jawa sering menyebut jenis burung jenis ini sebagai Kol Buntet.

Perkutut Hitam disebut-sebut rajanya perkutut dan sering dikaitkan dengan suatu yang berkaitan dengan hal gaib. Kol Buntet dipercaya memancarkan aura keberuntungan bagi pemiliknya.

Perkutut Putih

Sebenarnya Perkutut ini merupakan jenis albino (tak memiliki pigmen warna kulit) sehingga akhirnya seluruh bulu serta kulitnya berwana putih. Seperti hewan albino lainnya, Perkututu Putih memilik paruh serta bola mata warna merah terang.

Jenis ini cukup langka karena fenomena albino merupakan bentuk mutasi yang jarang terjadi. Kendati demikian masyarakat mempercayai Perkutut Putih mampu memancarkan perlindungan bagi pemiliknya. (mepnews.id)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top