Anda berada di :
Rumah > Featured > Bapak ini Enam Jam Mudik Naik Becak Dari Jombang ke Bojonegoro

Bapak ini Enam Jam Mudik Naik Becak Dari Jombang ke Bojonegoro

 

Bojonegoro – Mudik menjadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pada saat merayakan hari raya idul Fitri.

 

Setelah setahun atau lebih meninggalkan kampung halaman. Merantau di daerah yang jauh untuk mengais rezeki dengan bekerja di pabrik atau berwirausaha.

Pasangan Kismani (55) dan Sumarni (65) ini juga tidak melewatkan acara mudik untuk bertemu keluarga di desa Tanjung kecamatan Tambak Rejo kabupaten Bojonegoro. (16/6/2018)

 

Pria yang sudah 20 tahun merantau dengan menjadi tukang becak di desa jeplak sari kecamatan Peterongan kabupaten Jombang seperti tahun-tahun sebelumnya. Mudik dengan mengendarai becak yang sudah di modifikasi dengan mesin motor. Atau yang biasa dikenal dengan Bentor (becak motor).

” Saya rutin tiap hari raya idul Fitri mudik berdua bersama istri. Dengan becak yang saya punya.” Ujar Kisman

 

Menurut Kismani, perjalanan ditempuh selama enam jam. Berangkat pukul 05.00 wib (pagi) dengan rute Peterongan – Tembelang- Ploso Losari – Kabuh – Sukorame – kedungadem.
Istrirahat terminal lama Bojonegoro sambil makan soto ayam, untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kalitidu – padangan dan akhirnya sampailah di Tambak Rejo pukul 11.00 wib (siang).

 

Meski terasah lelah dengan jauhnya perjalanan namun seketika itu hilang saat bisa bertemu dengan saudara dan keponakan juga cucu nya.

 

“Mudah – mudahan saya diberikan kesehatan sehingga setiap lebaran ada kesempatan bertemu dengan saudara dan keluarga di desa” pungkasnya. (Shol)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top