Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Miliarder Li ka Shing Sumbang Korban Gempa Sulteng Rp 70 M

Miliarder Li ka Shing Sumbang Korban Gempa Sulteng Rp 70 M

Pandangan udara Perumnas Balaroa yang rusak dan ambles akibat gempa bumi Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). Meski tidak terdampak tsunami, Perumnas Balaroa terkubur tanah yang mengalami likuifaksi atau ambles.

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meluncurkan SDG Indonesia One, platform kerja sama pendanaan yang terintegrasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang beriorientasi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) di lndonesia.

Pendanaan yang terintegrasi ini berasal dari beragam sumber, antara Iain privat, filantropis, lembaga donor, lembaga keuangan multilateral dan bilateral, perbankan, asuransi, dan investor.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pada acara ini pendiri CK Hutchison Holdings dan Lin Ka Shing Foundation yang juga miliarder Hong Kong Li ka Shing memberikan bantuan berupa donasi berjumlah USD 5 juta atau senilai Rp 70 miliar untuk Sulawesi Tengah. Terdiri dari USD 2 juta dari CK Hutchison Holdings dan USD 3 juta daril Li Ka Shing Foundation melalui SDGs.

“Donasi tersebut diperuntukkan bagi para korban bencana alam di Palu, Sigi, dan Donggala di Sulawesi Tengah,” ujar Sri Mulyani saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, (5/10/2018).

Donasi ini akan dimanfaatkan untuk membantu ribuan masyarakat yang terdampak akibat gempa dan tsunami di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, donasi akan dimanfaatkan untuk membangun kembali infrastruktur agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs adalah cetak biru untuk meraih masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan dengan menjawab tantangan atas isu global, termasuk di dalamnya kemiskinan, ketidaksetaraan, perubahan iklim, kerusakan lingkungan, kemakmuran, perdamaian, dan keadilan.

“Sasaran dalam SDGs saling berhubungan untuk mengakomodasi kepentingan khalayak, hal penting yang harus dicapai pada tahun 2030,” ujar Sri Mulyani.  (L6)

 

 

Sumber : Liputan6.com

 

 

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top