Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Lowongan Kerja : PLN Butuh 5.000 Karyawan

Lowongan Kerja : PLN Butuh 5.000 Karyawan

pln-buka-lowongan-untuk-5000-lebih-karyawan

 

Berbagai informasi mengenai rekrutmen bisa dilihat di situs resmi www.pln.co.id

 

Jakarta – PT PLN (Persero) mencari 5.558 lulusan terbaik mulai dari SMA hingga S2 untuk direkrut menjadi karyawan. Tentunya jumlah tersebut diperuntukkan untuk semua Warga Negara Indonesia (WNI).

Manajer Senior Public Relations PLN Agung Murdifi mengatakan, kesempatan berkarier di PLN sangat luas, sebab proses bisnis yang digeluti PLN meliputi hulu sampai hilir. Beberapa bidang digeluti PLN adalah pembangkitan, transmisi, hingga distribusi listrik ke pelanggan.

“Kinerja PLN juga didukung oleh sembilan anak perusahaan PLN yang bergerak di bidang antara lain, pembangkitan, telekomunikasi, penyedia tenaga listrik, perdagangan batubara, jasa engineering, serta pelayaran,” ucap Agung dikutip dari Laman┬áResmi PLN, Kamis, 28 April 2016.

Dia menuturkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbagai informasi mengenai rekrutmen bisa dilihat di situs resmi www.pln.co.id. Nantinya pelamar akan mengikuti serangkaian tes, termasuk seleksi administrasi, tes akademis, bahasa Inggris, tes IQ, psikotest, kesehatan, dan terakhir wawancara.

Kata Agung, PLN akan menerapkan mekanisme Computerized Adaptive Testing (CAT) pada tes IQ tahun ini. CAT telah dikembangkan Assesment Center PLN yang berada di bawah naungan PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat).

Mekanisme tes IQ ini dinamai Test Adaptive PLN (TAP) yang akan dilangsungkan pertama kali tanggal 27-29 APril 2016 di Kampus Politeknik Bandung. Sejak awal 2016, lebih dari 50 ribu lulusan terbaik dikatakan telah mendaftar untuk bergabung PLN.

Dari jumlah tersebut, 1.300 di antaranya berhasil lulus dan kini sedang mengikuti diklat pra-jabatan yang khusus diperuntukkan calon pegawai PLN.

“Kami senang melihat banyaknya lulusan-lulusan muda berkualitas ini berbondong-bondong melamar ke PLN, karena saat ini PLN tengah mengerjakan proyek 35.000 MW, sehingga membutuhkan kuantitas dan kualitas SDM yang memadai,” ujarnya.

Meski demikian, soal informasi ini, Agung mengimbau agar pelamar berhati-hati dengan penipuan informasi rekrutmen. Dia menegaskan, perusahaan tersebut tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun.

“Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi,” ujarnya (mi/cp)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top