Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Karyawan PT Swabina Gatra Dipecat Sepihak

Karyawan PT Swabina Gatra Dipecat Sepihak

Karywan swabina
Karyawan yang di PHK saat madul di balai wartawan

Tuban – Satu karyawan bernama Darwanto,  warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendatangi kantor balai wartawan Tuban. Pasalnya, dia diberhentikan secara tidak terhormat alis dipecat sebagai karyawan Pengusaha PT Swabina Gatra yang merupakan anak perusahan dari PT Semen Indonesia.

Pemberhentian karyawan sebagai koordinator parkir di gedung PT Semen Indonesia Tuban, dilakukan perusahaan tanpa ada alasan. Bahkan tidak mendapatkan kompensasi yang seharusnya didapat.

“Pemecatan terhadap diri saya tanpa ada alasan, dan tahu – tahu disuruh berhenti bekerja,” ungkap Darwanto saat madul di balai wartawan Tuban, Rabu, (01/06/2016).

Surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diterbitkan oleh PT Swabina Gatra, pada tanggal 1 April 2016 yang lalu. Padahal kontrak kerja yang ditandatangani oleh Darwanto berakhir pada Desember 2016.

Setelah muncul surat tersebut, Darwanto mencoba mencari keadilan atas nasibnya. Sehingga, beberapa kali ada media antara karyawan itu dengan perusahaan, hingga mediasi terakhir bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Tuban.

“Hasil kesepakatan sudah ada, tetapi dirubah sama pihak Dinsosnakertrans,” terang Darwanto ini.

Menurutnya, kesepakatan saat itu berbunyi bahwa Darwanto dipekerjakan kembali untuk menciptakan suasan harmoni, setelah ada pembinaan dari PT Swabina Gatra dan PT Semen Indonesia, terhitung mulai 07 sampai 28 April 2016. Kemudian bersedia menerima dan memperkerjakan kembali setelah ada pembinaan.

“Selama pembinaan berlangsung, hak upah gaji tidak dikurangi dan tetap dibayar. Namun, kesekatan itu dirubah lagi dengan keputusan tidak tercapai kesepakatan atas penyelesaian,” keluh Darwanto ini.

Lebih lanjut, Darwanto menjelaskan sampai saat ini tidak bisa bekerja dan memberi nafkah keluarga. Selain itu, dalam waktu dekat ini akan mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban untuk mencari keadilan.

“Setelah dipecat masih tidak bekerja, dan akan minta bantuan dewan atas masalah ini,” terang Darwanto ini.

Semenetra itu,  Nur Janah, Kepala Dinsosnakertrans Tuban, mengatakan bahwa akan mengupayakan karyawan tersebut tidak diberhentikan oleh pihak perusahaan. Karena, belum ada surat peringatan buat karyawan, apakah sangsi berat atau ringan, dan seharusnya dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

“Pembinaan dahulu, jangan langsung diberhentikan. Kita berharap karyawan itu tetap kembali bekerja sebagai mana mestinya,” tegas Nur Janah.

Hal yang sama juga di ungkapakan oleh Kabiro Humas dan CSR PT Semen Indonesia, Wahyu Darmawan, bahwa keputusan penuh berada di anak perusahaan dari PT Swabina Gatra. Semen Indonesia hanya melakukan mediasi terkait permasalahan tersebut.

“Kita telah melakukan media, dan menunggu hasil mediasi dari Dinsosnakertrans Tuban,” ungkap Wahyu Darmawan.

 

 

(Sumber : garisdepan)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top