Anda berada di :
Rumah > Bisnis > Wakil Ketua DPRD Gresik Nurhamim: Ada 3 Prespektif dalam Kembangkan Bandar Grisse

Wakil Ketua DPRD Gresik Nurhamim: Ada 3 Prespektif dalam Kembangkan Bandar Grisse

Dilihat 1554

GRESIK – cahayapena.co.id- Ada 3 prespektif dalam mengembangkan Kawasan Bandar Grisse di Jl. Basuki Rahmad Gresik menjadi tempat wisata yang mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim usai dialog bersama dua pemateri dari UPT Pengelolaan Cagar Budaya dan Dinas Kebudayaan Yogyakarta di salah satu kafe Kota Yogyakarta, Jumat (17/3/2023).

Turut hadir anggota DPRD Gresik Sholihuddin dan Suberi, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Gresik Hufan Nur Dhianto, serta Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG) Miftahul Arif.

“Jika kita belajar dari Jogja, setidaknya ada 3 prespektif yang harus diterapkan, yakni prespektif historis, potensi ekonomi dan managemen,” ujar Nurhamim.

Dia menjelaskan, prespektif historis sangat penting dalam mengangkat potensi kawasan wisata. Untuk itu, perlu ada kajian sejarah terhadap kawasan Bandar Grisse. “Sejarah wilayah ini nanti akan menjadi pembeda dari daerah lainnya,” terangnya.

“Kita tahu Bandar Grisse punya sejarah panjang berkaitan dengan pelabuhan Gresik. Apalagi ada 5 etnis yang ada didalamnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, keberadaan Bandar Grisse di Jalan Basuki Rahmad diyakini bisa mendongkrak pariwisata dan ekonomi. Sehingga tak salah pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk penataan kawasan.

“Gresik punya kawasan istimewa yang menawarkan integrasi antar etnis di satu lingkungan sehingga bisa dimanfaatkan seperti Kawasan Malioboro,” kata Nurhamim.

Sementara itu, Ketua KWG Miftahul Arif menyampaikan, selain berperan dalam mempromosikan keberhasilan daerah, KWG juga berkomitmen kolaborasi dengan pemerintah baik eksekutif maupun legislatif.

“Seperti kegiatan kali ini, kami membuat program studi banding yang diharapkan ada manfaatnya untuk pengembangan pariwisata Gresik,” ucapnya.

Miftahul menambahkan, kawasan bandar Grisse yang kebetulan di depan Kantor Balai Wartawan harus dimanfaatkan maksimal untuk menumbuhkan ekonomi sekitar.

“Kami harapkan, nantinya Gresik bisa seperti Malioboro,” ungkap dia (ADV/GIL)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top