Anda berada di :
Rumah > Bisnis > Setelah GKB, Akankah PKL Kebomas Di Gusur Juga?

Setelah GKB, Akankah PKL Kebomas Di Gusur Juga?

Pkl kebomas1

GRESIK – Penggusuran PKL di sepanjang jalan Gresik Kota Baru memang sudah sesuai aturan Perda yang ada. Sesuai dengan Perda no 15 tahun 2013 tentang ketentraman dan ketertiban umum, yang berisi seluruh orang maupun badan dilarang berjualan menggunakan atau medirikan bangunan di tepi jalan umum, trotoar, jalur hijau, traffic light dan fasilitas umum yang dapat menggangu lalu lintas, ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Namun dalam penegakan Perda tidak boleh tebang pilih, beberapa titik jalan di kota Gresik sudah menjadi lokasi dan trotoar berjualan oleh beberapa masyarakat pelaku usaha. Salah satunya berada di jalan Sunan Giri kecamatan Kebomas.

Disepanjang jalan tersebut banyak pelaku usaha yang berjualan tidak sekedar di trotoar namun sudah memakai badan jalan untuk melakukan aktifitas berjualan. Sehingga jalan yang lumayan padat lalu lalang kendaraan itu makin sempit dan terkadang menimbulkan macet meski hanya beberapa saat.

Hal ini yang membikin Polisi Pamong Praja mulai membidik sentra sentra PKL yang berada di kabupaten Gresik yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban umum adalah sentra PKL di wilayah Kecamatan Kebomas tepatnya di jalan Sunan Giri mulai dari perempatan Kebomas hingga makam Sunan Giri.

Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Gresik, Agung Hendro membenarkan adanya PKL yang memakai sebagian jalan untuk berjualan di sepanjang jalan ini namun pihaknya tidak mau gegabah karena masih fokus terlebih dahulu pada penertiban PKL yang berada di sepanjang jalan GKB.
“Kita masih fokus terlebih dahulu dengan upaya penertiban PKL yang di GKB” ujarnya. Selasa (19/7)

Sementara Camat Kebomas, Jaeruddin membenarkan seringnya macet akibat PKL yang ada di sepanjang Jl. Sunan Giri terutama di beberapa titik seperti di depan kantor kecamatan, pasar Giri dan mendekati Makam Sunan Giri.
“tadi pagi saja saya mau ke arah makam sunan giri macet, tepatnya di jembatan dekat pasar Giri, tidak bisa gerak dan ada beberapa polisi sudah berjaga” kata Jaeruddin. Selasa (19/7)

Camat Kebomas ini mengatakan bahwa pihaknya masih belum siap apa bila ada penggusuran PKL di sepanjang jalan Sunan Giri lantaran belum siap menyediakan tempat alternatif berjualan yang layak untuk pedagang.
“Sebagai alternatif sudah kami bentuk beberapa paguyuban PKL di Jl. Sunan Giri yang sudah kita kelola bersama” tambahnya

Untuk sementara, pihak Kecamatan tidak terlalu risau dengan Satpol PP yang sedang gencar gencarnya melakukan penertiban dan penegakan Perda, lantaran dalam beberapa hari ini Pol PP masih fokus dengan upaya penertiban di GKB.
“Di jalan ini memang PKL nya ramai dan menyebabkan kemacetan, namun warga dan satpol PP masih fokus dengan Penertiban PKL GKB yang kondisinya lebih semrawut” pungkasnya (shol)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top