Anda berada di :
Rumah > Bisnis > Prospek Daya Beli Properti di Jatim Menurun 4,3 Persen

Prospek Daya Beli Properti di Jatim Menurun 4,3 Persen

ilustrasi properti
ilustrasi

Surabaya – Deputi Direktur Bank Indonesia (Jatim) mengumumkan terjadinya penurunan daya beli masyarakat terhadap bisnis properti sebesar 4,3 persen pada triwulan pertama 2016 dibanding triwulan keempat pada 2015 sebesar 4,9 persen, Senin (29/2/2016).
Namun, pertumbuhan ekonomi Jatim dinilai masih baik mencapai 5,54 persen pada 2015. Indeks properti pada 2016 juga mengalami penurunan 4,97 persen pada triwulan pertama dibanding dengan 2015 mencapai tujuh persen.
Sedangkan pada sektor real eastate nilai kredit yang tercatat dalam analisa bank BI mengalami pelambatan penyaluran dana oleh perbankan yakni dari 9,58 persen turun pada triwulan pertama Januari 2016 sebesar 9,51 persen.
Menurut Taufik Saleh, Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Jatim, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mendasar yakni harga tanah yang menurun sampai 1,87 persen, rumah kecil, menengah dan ke atas mengalami kenaikan harga bangunan, dan upah kerja yang mengalami kenaikan setiap tahunnya juga sangat mempengaruhi bisnis properti dari tahun 2014 sampai 2015.
“Kami masih menunggu hasil data pada triwulan kedua sampai ke triwulan keempat apakah lebih stabil atau mengalami kenaikan. Kami juga belum bisa memastikan sejauh mana pengaruh bisnis properti pada 2016 berkembang pesat atau tidaknya tergantung bagaimana pangsa pasar saat ini yang berkembang,” ujar Taufik Saleh saat memberikan penjelasan di Hotel 88 Surabaya.
Menurut dia, suku bunga pada 2015 mencapai 12 persen sedangkan untuk suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada 2015 mencapai 11,5 persen. Dengan turunnya BI rate 25 basis poin mendorong pasar properti untuk diminati masyarakat dengan pola kredit kepada perbankan. Target pencapaian indeks properti skala nasional dari 4,6 persen dimungkinkan untuk naik 0,1 persen menjadi 4,7 persen pada 2016. (surya.co.id/cp)

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top