Anda berada di :
Rumah > Bisnis > GELAR TEKNOLOGI PROGRAM MAKMUR KOLABORASI PETROKIMIA GRESIK & SINERGI GULA NUSANTARA BERHASIL TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI TEBU DI BONDOWOSO

GELAR TEKNOLOGI PROGRAM MAKMUR KOLABORASI PETROKIMIA GRESIK & SINERGI GULA NUSANTARA BERHASIL TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI TEBU DI BONDOWOSO

DKU PG, Robby Setiabudi Madjid (paling kanan) bersama Direktur Keuangan PT Sinergi Gula Nusantara, Hariyanto (2 dari kiri) dan pejabat terkait saat Meninjau Perkembangan Program Makmur di Bondowoso

Dilihat 1593

GRESIK, Cahayapena.co.id – Petrokimia Gresik melalui Program Makmur kolaborasi dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) berhasil meningkatkan produktivitas tebu di Bondowoso.

Peningkatan hasil panen hingga 45 persen ini dapat dilihat pada acara “Gelar Teknologi, Seremonial Panen dan Tanam Tebu Program Makmur” di Desa Mangliwetan, Kec. Tapen, Kab. Bondowoso, Jawa Timur, baru-baru ini.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid usai mengikuti panen bersama, menyampaikan bahwa tebu musim tanam 2023-2024 dari Program Makmur ini produktivitasnya mencapai 110 ton/Hektare (Ha),

Sedangkan budidaya petani sebelumnya hanya di angka 76 ton/Ha. Begitu juga dengan rendemen tebu yang dihasilkan meningkat dari sebelumnya hanya 8,14 persen menjadi 8,94 persen.

“Naiknya produktivitas dan rendemen ini juga mampu mendongkrak pendapatan petani menjadi Rp69,42 juta, sehingga ada tambahan pendapatan yang diterima petani sebesar Rp16 juta untuk setiap Hektarnya, atau meningkat 30 persen dari pendapatan sebelumnya yang hanya memperoleh Rp53,4 juta,” ungkapnya.

Program Makmur sendiri merupakan program transformasi Kementerian BUMN Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh Pupuk Indonesia Grup bersama tujuh BUMN lainnya, termasuk Petrokimia Gresik.

Program ini menciptakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, baik on farm maupun off farm dengan kolaborasi bersama sejumlah stakeholder di antaranya lembaga perbankan yang akan memberikan bantuan modal bagi petani, lembaga asuransi, hingga offtaker pertanian.

Robby menambahkan, Program Makmur Komoditas tebu di lahan petani di Bondowoso ini merupakan program kolaborasi.

Dalam kerja sama ini, SGN berperan sebagai offtaker atau pembeli tebu hasil Program Makmur sehingga memberikan jaminan pasar bagi para petani.

Petrokimia Gresik sendiri menjamin pasokan pupuk komersial kepada petani.

Selain itu juga melakukan pendampingan budidaya mulai dari uji tanah melalui layanan Mobil Uji Tanah, hingga penyediaan pestisida untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Adapun pupuk yang digunakan adalah ZA, ZA Plus, Phonska Plus, dan NPK Kebomas.

Selain SGN, Program Makmur di Bondowoso ini juga melibatkan sejumlah stakeholder penting lainnya, seperti perbankan yaitu BNI dan Bank Jatim sebagai lembaga penyedia modal.

Dengan demikian, Program Makmur ini menjadi kolaborasi di antara perusahaan BUMN, sekaligus ekosistem yang saling terintegrasi dan berkelanjutan yang melibatkan stakeholder pada hulu dan hilir bidang usaha pertanian.(red)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top