Anda berada di :
Rumah > Bisnis > Freeport Memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus 8 Bulan

Freeport Memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus 8 Bulan

Jakarta – Tambang tembaga dan emas raksasa Freeport Indonesia telah memperoleh izin usaha pertambangan khusus (IUPK), yang akan efektif selama delapan bulan, mulai tanggal 10 Feb, sementara perusahaan terus bernegosiasi dengan pemerintah.

 

“Dengan IUPK delapan bulan di tempat, Freeport Indonesia akan dapat mengekspor tembaga konsentrat dan membayar bea ekspor. Sementara IUPK yang telah dikeluarkan, kami juga akan tetap menghormati kontrak kerja mereka [KK],”kata Energi dan Sumber Daya Mineral Sekretaris Jenderal Teguh Pamudji pada konferensi pers pada hari Selasa.

 

Freeport Indonesia akan diizinkan untuk mengekspor 1,11 juta wet metric ton (wmt) konsentrat tembaga untuk satu tahun. Ini akan dievaluasi setelah enam bulan pertama, dengan mempertimbangkan kemajuan pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur.

Sebuah kegiatan pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua, pada bulan Juli 2016
Sebuah kegiatan pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua, pada bulan Juli 2016

Selama beberapa bulan ke depan, pemerintah dan Freeport Indonesia akan membahas stabilitas investasi, operasi di masa depan, divestasi dan rencana perusahaan untuk membangun smelter, kata Teguh.

 

Penambang akan diizinkan untuk kembali ke KK-nya jika kesepakatan bersama antara Freeport Indonesia dan pemerintah tidak dapat dibuat pada bulan Oktober. Namun, tidak akan diizinkan untuk mengekspor konsentrat tembaga.

 

Freeport Indonesia, anak perusahaan dari berbasis di AS Freeport McMoRan, telah menolak untuk menerima permintaan dari pemerintah bahwa itu harus mengkonversi KK yang menjadi IUPK. Perusahaan berpendapat bahwa IUPK akan efektif membatalkan KK yang ditandatangani pada tahun 1991.

 

Freeport sebelumnya mengatakan tidak mau menyerah hak-hak yang tercantum dalam Kontrak Karya yang sekarang. (int)

 

 

 

Sumber : thejakartapost.com

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top